Tips Agar Anda Tidak Menjadi Korban Kejahatan di Terminal
Selasa , 15 November 2011 - 11:33 WIB - Dibaca 1566 kali

Ilustrasi
GLOBAL TANGSEL -- Sudah bukan rahasia lagi bahwa tempat umum seperti terminal menjadi lokasi rawan tindak kejahatan seperti pencopetan, pemerasan, penjambretan dan pembiusan.
Untuk menghindari agar Anda tidak menjadi korban kejahatan maka Anda perlu perlu waspada dan selalu berhati-hati.
Untuk lebih amannya lagi silahkan simak tips yang diberikan oleh Polda Metro Jaya agar Anda terhindar dari kejahatan jalanan yang biasa terjadi di tempat pemberhentian kendaraan umum.
1. Tampil sederhana.
2. Miliki peta kota atau kawasan di mana terminal itu berada.
3. Kalau tidak punya peta, sekali lagi jangan bingung dan panik.
4. Jika tak tahu tujuan, bertanyalah kepada petugas resmi seperti polisi atau petugas Dinas Perhubungan. Tak salah juga jika anda bertanya pada penjaga warung makan atau kios.
5. Jika anda masih melanjutkan perjalanan ke kota lain dengan bus, belilah tiket pada loket penjualan tiket bus resmi.
6. Saat naik bus malam, biasakan berangkat dari terminal resmi bus tersebut. Jika terpaksa naik di terminal umum, datanglah lebih awal.
7. Bus yang kosong atau sesak sama bahayanya, dua kondisi itu ideal bagi pencopet. Mereka biasa bergerombol, tiga sampai lima orang.
8. Waspada saat naik atau turun dari bus yang sesak.
9. Agar terhindar dari pembiusan, jangan menerima minuman atau makanan yang ditawarkan orang yang baru anda kenal di kawasan terminal.
10. Dompet sebaiknya jangan ditaruh di saku. Simpan uang secukupnya saja di saku baju depan. (GT)
Baca Juga
Komentar
Berita Terkini
“
KENALILAH CINTA YANG SEMESTINYA Boleh saja mencintai sesuatu yang menjadi bagian dari kehidupan dunia, entah itu istri, anak, teman ataupun harta benda dan perbendaharaan dunia lainnya. Tapi jangan sampai kecintaan itu membutakan hati dari mengenal Allah.. ingatlah, gejala Awal dari lalai adalah: cinta. Setelah cinta yang melalaikan itu semakin tak terkendali, dan meningkat menjadi dosa kecil, tanpa kita sadari kita beranjak ke dosa besar. Dan apabila cinta sudah berbuah dosa besar, terasa sulit untuk menghilangkannya dari dalam jiwa.. Apabila cinta sudah berbuah menjadi dosa besar, maka engkau sadar bahwa engkau sudah melakukan kesalahan besar, tapi engkau seakan tiada mampu untuk meninggalkannya.. terlebih, apabila manisnya dosa sudah menjadi kebutuhan, sehari saja kau tak bersamanya, membuat hatimu ingin mencarinya.. Ingatlah apabila engkau ingin sembuh darinya, maka berusahalah engkau untuk mengembalikan cinta pada yang semestinya, yaitu: cinta kepada Allah Ta'ala, yang dengan itu engkau akan rela untuk meninggalkan dunia dan seisinya untuk mendapatkan cinta-Nya. Sehingga dengan itu engkau akan disibukkan bersama-Nya dan sedikit demi sedikit engkau akan merasakan cinta-Nya, dan sedikit demi sedikit pula engkau akan melupakan cinta dunia yang binasa. (dbs) ”
Ustad. Samson Rahman, Lc, MA

Informasi Pemasangan Iklan
Untuk pemasangan iklan hubungi 085219602006 atau iklan[at]globaltangsel.com 


