GLOBAL TANGSEL -- Dengan penumpang yang bisa berjalan diatas atapnya saat melayang di udara, pesawat masa depan ini terlihat terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.
Namun desainer pesawat awan pertama di dunia yakin bahwa ide revolusionernya bisa segera diproduksi.
Seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (22/11/2011), Passing Cloud adalah ide untuk moda transportasi yang didesain untuk wisatawan yang kurang peduli tentang tujuan dari perjalanan.
Didorong dan dikendalikan hanya dengan angin, pesawat akan berkeliling AS yang memungkinkan para penumpang mendapatkan pengalaman menarik di atas awan.
Pesawat awan ini dibuat dari serangkaian bola balon dengan rangka dalam menggunakan struktur baja tahan karat dan dibungkus dengan kain nilon.
"Tujuan dari proyek ini adalah untuk meminimalkan karbon, menantang semua sarana transportasi umum yang cepat dalam waktu dan lokasi, dengan cara yang inovatif, estetis dan dinamis," demikian dikatakan desainer Tiago Barros.
"Ini akan menjadi perjalanan yang unik. Merasa melayang di atmosfer, di atas awan, dengan jadwal dan tujuan akhir yang tidak diketahui," tambahnya.
"Ini juga menjadi objek yang memiliki banyak kegunaan, mulai dari untuk hiburan sampai dengan dek observasi untuk penyebaran di lokasi bencana," tutur Barros.
Barros berharap pesawat awan ini bisa diproduksi namun ia tidak yakin kapan tahap pengembangan akan dimulai.
Tiago Barros merupakan seorang arsitek yang mempunyai beberapa pengalaman karir di New York, Lisbon dan Lebanon.(GT)