Seorang Pemandu Karaoke Diperkosa Oleh Tamunya di Istana Nelayan Tangerang
Minggu , 25 September 2011 - 09:51 WIB - Dibaca 1064 kali

Queen Istana Nelayan foto : detiknews
GLOBAL TANGSEL, Tangerang - Seorang pemandu karaoke, W, diperkosa oleh tamunya sendiri terjadi di Hotel dan Karaoke Istana Nelayan, Jalan Jati Uwung, Kota Tangerang. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.20 WIB Minggu (18/09). Pelaku , menurut Rahmat, masuk ke Karaoke tersebut pada Sabtu (17/09) sekitar pukul 12.00 WIB.
AKBP Rahmat selaku Kasat Reskrim Polres Metropolitan Kota Tangerang, ketika dihubungi membenarkan peristiwa pemerkosaan di hotel dan karaoke tersebut. Salah satu orang pelaku berinisial F telah ditangkap. Sedangkan K dan S masih buron. Peristiwa ini berawal ketika W dibooking oleh tiga orang pria tersebut.
"Masing-masing 3 pria itu membooking wanita. Tetapi yang diperkosa hanya W," terang Rahmat.
Ketika Wdiperkosa, menurut Rahmat, kedua orang teman W tidak ada yang mengetahui. "Dipikir di dalam toilet itu W dan ketiga orang pria tersebut sedang bercanda," tutur Rahmat.
Ditanya siapa yang melakukan pemerkosaan dari ketiga pria tersebut, Rahmat mengaku, semua memiliki perananan masing-masing. "Ya, masing-masing memiliki peranan. Ada yang memegangi ada yang melakukan pemerkosaan. Itu kata si F," jelas Rahmat.
W sendiri baru diketahui usai diperkosa karena dirinya menekan lampu bel. "Petugas keamanan setempat baru tahu setelah W menekan bel lampu, tanda ada sesuatu permintaan," katanya.
Dari lokasi pemerkosaan tepatnya di ruang karaoke Queen, tidak tampak ada garis polisi. Sedangkan petugas keamanan dan para karyawan termasuk teman W tak ada yang mau membuka informasi kepada wartawan.(hrj)
AKBP Rahmat selaku Kasat Reskrim Polres Metropolitan Kota Tangerang, ketika dihubungi membenarkan peristiwa pemerkosaan di hotel dan karaoke tersebut. Salah satu orang pelaku berinisial F telah ditangkap. Sedangkan K dan S masih buron. Peristiwa ini berawal ketika W dibooking oleh tiga orang pria tersebut.
"Masing-masing 3 pria itu membooking wanita. Tetapi yang diperkosa hanya W," terang Rahmat.
Ketika Wdiperkosa, menurut Rahmat, kedua orang teman W tidak ada yang mengetahui. "Dipikir di dalam toilet itu W dan ketiga orang pria tersebut sedang bercanda," tutur Rahmat.
Ditanya siapa yang melakukan pemerkosaan dari ketiga pria tersebut, Rahmat mengaku, semua memiliki perananan masing-masing. "Ya, masing-masing memiliki peranan. Ada yang memegangi ada yang melakukan pemerkosaan. Itu kata si F," jelas Rahmat.
W sendiri baru diketahui usai diperkosa karena dirinya menekan lampu bel. "Petugas keamanan setempat baru tahu setelah W menekan bel lampu, tanda ada sesuatu permintaan," katanya.
Dari lokasi pemerkosaan tepatnya di ruang karaoke Queen, tidak tampak ada garis polisi. Sedangkan petugas keamanan dan para karyawan termasuk teman W tak ada yang mau membuka informasi kepada wartawan.(hrj)
Baca Juga
Komentar
Berita Terkini
“
KENALILAH CINTA YANG SEMESTINYA Boleh saja mencintai sesuatu yang menjadi bagian dari kehidupan dunia, entah itu istri, anak, teman ataupun harta benda dan perbendaharaan dunia lainnya. Tapi jangan sampai kecintaan itu membutakan hati dari mengenal Allah.. ingatlah, gejala Awal dari lalai adalah: cinta. Setelah cinta yang melalaikan itu semakin tak terkendali, dan meningkat menjadi dosa kecil, tanpa kita sadari kita beranjak ke dosa besar. Dan apabila cinta sudah berbuah dosa besar, terasa sulit untuk menghilangkannya dari dalam jiwa.. Apabila cinta sudah berbuah menjadi dosa besar, maka engkau sadar bahwa engkau sudah melakukan kesalahan besar, tapi engkau seakan tiada mampu untuk meninggalkannya.. terlebih, apabila manisnya dosa sudah menjadi kebutuhan, sehari saja kau tak bersamanya, membuat hatimu ingin mencarinya.. Ingatlah apabila engkau ingin sembuh darinya, maka berusahalah engkau untuk mengembalikan cinta pada yang semestinya, yaitu: cinta kepada Allah Ta'ala, yang dengan itu engkau akan rela untuk meninggalkan dunia dan seisinya untuk mendapatkan cinta-Nya. Sehingga dengan itu engkau akan disibukkan bersama-Nya dan sedikit demi sedikit engkau akan merasakan cinta-Nya, dan sedikit demi sedikit pula engkau akan melupakan cinta dunia yang binasa. (dbs) ”
Ustad. Samson Rahman, Lc, MA

Informasi Pemasangan Iklan
Untuk pemasangan iklan hubungi 085219602006 atau iklan[at]globaltangsel.com 


