Aneh, Pencuri Tidak Ambil Uang dan Perhiasan Tapi Buku
Senin , 25 Juni 2012 - 00:14 WIB - Dibaca 516 kali

Ilustrasi Buku-buku Tua
GLOBAL TANGSEL,Zagreb -- Sepasang suami istri yang tinggal di Kroasia kaget bukan kepalang ketika pulang liburan. Rumah mereka sudah diacak-acak oleh pencuri. Bukan pencuri uang atau perhiasan, namun buku.
Diberitakan AFP, Minggu (24/6/2012), kejadian ini berlangsung Sabtu malam di pusat kota Zagreb. Sang suami yang sudah berusia 74 tahun dan istrinya 64 tahun memastikan ada ribuan buku yang dicuri dari perpustakaan pribadi mereka.
Di antara buku tersebut ada buku antik, buku koleksi dan buku-buku pengarang terkenal. Nilainya diprediksi mencapai ribuan dollar.
"Buku itu telah dikoleksi selama bertahun-tahun," tutur petugas kepolisian setempat.
Hingga kini, proses penyelidikan masih terus dilakukan. Sang pelaku pun masih diburu. (Fdl)
Diberitakan AFP, Minggu (24/6/2012), kejadian ini berlangsung Sabtu malam di pusat kota Zagreb. Sang suami yang sudah berusia 74 tahun dan istrinya 64 tahun memastikan ada ribuan buku yang dicuri dari perpustakaan pribadi mereka.
Di antara buku tersebut ada buku antik, buku koleksi dan buku-buku pengarang terkenal. Nilainya diprediksi mencapai ribuan dollar.
"Buku itu telah dikoleksi selama bertahun-tahun," tutur petugas kepolisian setempat.
Hingga kini, proses penyelidikan masih terus dilakukan. Sang pelaku pun masih diburu. (Fdl)
Baca Juga
Komentar
Berita Terkini
“
KENALILAH CINTA YANG SEMESTINYA Boleh saja mencintai sesuatu yang menjadi bagian dari kehidupan dunia, entah itu istri, anak, teman ataupun harta benda dan perbendaharaan dunia lainnya. Tapi jangan sampai kecintaan itu membutakan hati dari mengenal Allah.. ingatlah, gejala Awal dari lalai adalah: cinta. Setelah cinta yang melalaikan itu semakin tak terkendali, dan meningkat menjadi dosa kecil, tanpa kita sadari kita beranjak ke dosa besar. Dan apabila cinta sudah berbuah dosa besar, terasa sulit untuk menghilangkannya dari dalam jiwa.. Apabila cinta sudah berbuah menjadi dosa besar, maka engkau sadar bahwa engkau sudah melakukan kesalahan besar, tapi engkau seakan tiada mampu untuk meninggalkannya.. terlebih, apabila manisnya dosa sudah menjadi kebutuhan, sehari saja kau tak bersamanya, membuat hatimu ingin mencarinya.. Ingatlah apabila engkau ingin sembuh darinya, maka berusahalah engkau untuk mengembalikan cinta pada yang semestinya, yaitu: cinta kepada Allah Ta'ala, yang dengan itu engkau akan rela untuk meninggalkan dunia dan seisinya untuk mendapatkan cinta-Nya. Sehingga dengan itu engkau akan disibukkan bersama-Nya dan sedikit demi sedikit engkau akan merasakan cinta-Nya, dan sedikit demi sedikit pula engkau akan melupakan cinta dunia yang binasa. (dbs) ”
Ustad. Samson Rahman, Lc, MA

Informasi Pemasangan Iklan
Untuk pemasangan iklan hubungi 085219602006 atau iklan[at]globaltangsel.com 


