Aktivis Sosial Memberdayakan Para Tukang Becak
Senin , 6 Agustus 2012 - 15:58 WIB - Dibaca 412 kali

Maudy Koesnadi dan Bisri Haerudin sesaat setelah memberikan santunan
Tukang Becak di Tangsel Jadi Target Baksos di Bulan Ramadhan
Senin , 6 Agustus 2012 - 15:58 WIB - Dibaca 412 kali
Maudy Koesnadi dan Bisri Haerudin sesaat setelah memberikan santunan
GLOBAL TANGSEL, Setu -- Bulan Ramadhan menjadi moment berbagi dan memberi, mulai dari kegiatan santunan anak yatim, baksos pemberian sembako, buka puasa bersama anak yatim hingga program - program pemberdayaan lainnya.seperti yang di lakukan oleh aktivis sosial Diah Ferhat dalam acara Bakti Sosial pemberian sembako kepada puluhan tukang becak dan warga miskin yang ada di Kampung Cirompang Desa Kademangan Rt 02/03 Setu, Kota
Kegiatan pemberian sembako ini turut dihadiri oleh artis sekaligus presenter cantik Maudy Koesnaedi untuk memberikan kemeriahan serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini selain itu, hadir juga Bisri Haerudin selaku Pembina pengajian para tukang becak juga ikut serta dalam kegiatan ini untuk memberikan pencerahan dan mendampingan dalamĀ pemberian sembako. Sekitar 20 Kepala keluarga mendapat bantuan sembako secara cuma - cuma.
Kegiatan baksos ini di gawangi oleh aktivis Diah Ferhat, selain baksos, aktivis berhijab ini juga mengadakan Kegiatan pembinaan secara kontinyu. Dibantu oleh Bisri Haerudin selaku ketua LKPD Darul Huda, para tukang becak di berikan tempat tinggal dan dibekali ilmu pengetahuan seperti mengaji dan berwira usaha.
Bisri mengatakan, awalanya para tukang becak itu tidak memiliki tempat tinggal, mereka hanya mengandalkan becaknya untuk tidur dan berteduh serta mengais rizki, keadaan tersebut menggerakan hati Diah untuk memberikan sebagaian tanahnya sebagai tempat untuk mendirikan gubuk yang nantinya berguna untuk tempat tinggal para tukang becak tersebut.
Tidak berhenti disitu para tukang becak juga diberikan bekal berupa ilmu agama dan keterampilan berwira usaha, untuk saat ini ada beberapa uasaha yang akan diberdayakan kepada semua tukang becak tersebut, salah satunya adalah pengelolaan empang yang ada di kawasan rumah Bisri, namun untuk memulai usaha tersebut diperluka modal yang tidak sedikit, pihak Diah dan Bisri sedang berupaya untuk mencari donatur dan investor untuk mauĀ terlibat dalam pemberdayaan sosial ini.
"Awalnya para tukang becak itu tidak punya tempat tinggal, jadi mereka tidurnya di becak, sehinga bu Diah memberikan tanahnya untuk di dirikan gubuk untuk tempat tinggal para tukang becak itu, lalu beliau meminta saya untuk membantu memberikan pengajian rutin dan membina mereka agar bisa meningkatkan kualitas kehidupan para tukang bcak itu", ujar Bisri saat di temui wartawan Global
Tangsel
, pagi tadi (6/7).Kegiatan pemberian sembako ini turut dihadiri oleh artis sekaligus presenter cantik Maudy Koesnaedi untuk memberikan kemeriahan serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini selain itu, hadir juga Bisri Haerudin selaku Pembina pengajian para tukang becak juga ikut serta dalam kegiatan ini untuk memberikan pencerahan dan mendampingan dalamĀ pemberian sembako. Sekitar 20 Kepala keluarga mendapat bantuan sembako secara cuma - cuma.
Kegiatan baksos ini di gawangi oleh aktivis Diah Ferhat, selain baksos, aktivis berhijab ini juga mengadakan Kegiatan pembinaan secara kontinyu. Dibantu oleh Bisri Haerudin selaku ketua LKPD Darul Huda, para tukang becak di berikan tempat tinggal dan dibekali ilmu pengetahuan seperti mengaji dan berwira usaha.
Bisri mengatakan, awalanya para tukang becak itu tidak memiliki tempat tinggal, mereka hanya mengandalkan becaknya untuk tidur dan berteduh serta mengais rizki, keadaan tersebut menggerakan hati Diah untuk memberikan sebagaian tanahnya sebagai tempat untuk mendirikan gubuk yang nantinya berguna untuk tempat tinggal para tukang becak tersebut.
Tidak berhenti disitu para tukang becak juga diberikan bekal berupa ilmu agama dan keterampilan berwira usaha, untuk saat ini ada beberapa uasaha yang akan diberdayakan kepada semua tukang becak tersebut, salah satunya adalah pengelolaan empang yang ada di kawasan rumah Bisri, namun untuk memulai usaha tersebut diperluka modal yang tidak sedikit, pihak Diah dan Bisri sedang berupaya untuk mencari donatur dan investor untuk mauĀ terlibat dalam pemberdayaan sosial ini.
"Awalnya para tukang becak itu tidak punya tempat tinggal, jadi mereka tidurnya di becak, sehinga bu Diah memberikan tanahnya untuk di dirikan gubuk untuk tempat tinggal para tukang becak itu, lalu beliau meminta saya untuk membantu memberikan pengajian rutin dan membina mereka agar bisa meningkatkan kualitas kehidupan para tukang bcak itu", ujar Bisri saat di temui wartawan Global
Tangsel
usai kegiatan baksos (6/7).(Rni)Baca Juga
Komentar
Berita Terkini
“
KENALILAH CINTA YANG SEMESTINYA Boleh saja mencintai sesuatu yang menjadi bagian dari kehidupan dunia, entah itu istri, anak, teman ataupun harta benda dan perbendaharaan dunia lainnya. Tapi jangan sampai kecintaan itu membutakan hati dari mengenal Allah.. ingatlah, gejala Awal dari lalai adalah: cinta. Setelah cinta yang melalaikan itu semakin tak terkendali, dan meningkat menjadi dosa kecil, tanpa kita sadari kita beranjak ke dosa besar. Dan apabila cinta sudah berbuah dosa besar, terasa sulit untuk menghilangkannya dari dalam jiwa.. Apabila cinta sudah berbuah menjadi dosa besar, maka engkau sadar bahwa engkau sudah melakukan kesalahan besar, tapi engkau seakan tiada mampu untuk meninggalkannya.. terlebih, apabila manisnya dosa sudah menjadi kebutuhan, sehari saja kau tak bersamanya, membuat hatimu ingin mencarinya.. Ingatlah apabila engkau ingin sembuh darinya, maka berusahalah engkau untuk mengembalikan cinta pada yang semestinya, yaitu: cinta kepada Allah Ta'ala, yang dengan itu engkau akan rela untuk meninggalkan dunia dan seisinya untuk mendapatkan cinta-Nya. Sehingga dengan itu engkau akan disibukkan bersama-Nya dan sedikit demi sedikit engkau akan merasakan cinta-Nya, dan sedikit demi sedikit pula engkau akan melupakan cinta dunia yang binasa. (dbs) ”
Ustad. Samson Rahman, Lc, MA

Informasi Pemasangan Iklan
Untuk pemasangan iklan hubungi 085219602006 atau iklan[at]globaltangsel.com 


