Dishubkominfo Baten Siapkan Anggaran Lebih Untuk Arus Mudik 2012
Rabu , 8 Agustus 2012 - 17:05 WIB - Dibaca 467 kali

Arus mudi menjelang lebaran
Anggaran Pantauan Mudik 2012 Naik Dua Kali Lipat Menjadi 800 Juta
Rabu , 8 Agustus 2012 - 17:05 WIB - Dibaca 467 kali

Arus mudi menjelang lebaran
GLOBAL TANGSEL, Banten -- Menjelang lebaran tingkat kecelakaan akibat rendahnya kualitas dan akses jalan setiap tahun semakin bertambah, bayak pemudik meresahkan keadaan jalan - jalan yang rusak yang sangat menggangu kenyamanan dalam berkendara. Dinas Perhubungan Komuikasi dan Informatika (Dishubkominfo) menyiapkan anggaran sebanyak 800 juta pada APBD 2012 untuk memantau dan mengendalikan kondisi arus mudik lebaran.
Kepala Dishubkominfo Banten, Husni Hasan mengatakan, anggaran pemantauan dan pengendalian arus mudik tidak hanya untuk penganturan lalu lintas, tapi juga untuk mendirikan posko - posko, biaya makan dan minum para petugas, dan honor para petugas." sudah kami sampaikan ke komisi IV", kataya (7/8).
Wakil Ketua DPRD Banten, Jayeng Rana menambahkan, tahun ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun lalu anggara untuk pantauan arus mudik hanya mencapai 400 juta, namun tahun ini naik dua kali lipat menjadi 800 juta.
"Anggaran pemantauan dan pengendalian arus mudik tahun ini begitu besar, berbeda degan tahun sebelumya,anggaran ini termasuk untuk mendirikan posko terpadu melibatkan unsur Dinas Kesehatan, TNI, dan Kepolisian", katanya (7/8).
Ia menambahkan, wilayah Banten adalah wilayah jalur mudik yang akan banyak dilalui pemudik dari Pulau Jawa ke Sumatera dan sebaliknya. kebanyakan dari pemudik tersebut menggunakan sepeda motor jadi kondisi jalan di Banten harus dalam keadaan baik dan bersih. Selain itu Dinas Marga dan Tata Ruang juga harus mampu menyelesaikan perbaikan jalan yang akan dilalui oleh para arus mudik. "Jangan sampai ada kecelakaan karena jalan rusak", katanya. (Rni)
Kepala Dishubkominfo Banten, Husni Hasan mengatakan, anggaran pemantauan dan pengendalian arus mudik tidak hanya untuk penganturan lalu lintas, tapi juga untuk mendirikan posko - posko, biaya makan dan minum para petugas, dan honor para petugas." sudah kami sampaikan ke komisi IV", kataya (7/8).
Wakil Ketua DPRD Banten, Jayeng Rana menambahkan, tahun ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun lalu anggara untuk pantauan arus mudik hanya mencapai 400 juta, namun tahun ini naik dua kali lipat menjadi 800 juta.
"Anggaran pemantauan dan pengendalian arus mudik tahun ini begitu besar, berbeda degan tahun sebelumya,anggaran ini termasuk untuk mendirikan posko terpadu melibatkan unsur Dinas Kesehatan, TNI, dan Kepolisian", katanya (7/8).
Ia menambahkan, wilayah Banten adalah wilayah jalur mudik yang akan banyak dilalui pemudik dari Pulau Jawa ke Sumatera dan sebaliknya. kebanyakan dari pemudik tersebut menggunakan sepeda motor jadi kondisi jalan di Banten harus dalam keadaan baik dan bersih. Selain itu Dinas Marga dan Tata Ruang juga harus mampu menyelesaikan perbaikan jalan yang akan dilalui oleh para arus mudik. "Jangan sampai ada kecelakaan karena jalan rusak", katanya. (Rni)
Baca Juga
Komentar
Berita Terkini
“
KENALILAH CINTA YANG SEMESTINYA Boleh saja mencintai sesuatu yang menjadi bagian dari kehidupan dunia, entah itu istri, anak, teman ataupun harta benda dan perbendaharaan dunia lainnya. Tapi jangan sampai kecintaan itu membutakan hati dari mengenal Allah.. ingatlah, gejala Awal dari lalai adalah: cinta. Setelah cinta yang melalaikan itu semakin tak terkendali, dan meningkat menjadi dosa kecil, tanpa kita sadari kita beranjak ke dosa besar. Dan apabila cinta sudah berbuah dosa besar, terasa sulit untuk menghilangkannya dari dalam jiwa.. Apabila cinta sudah berbuah menjadi dosa besar, maka engkau sadar bahwa engkau sudah melakukan kesalahan besar, tapi engkau seakan tiada mampu untuk meninggalkannya.. terlebih, apabila manisnya dosa sudah menjadi kebutuhan, sehari saja kau tak bersamanya, membuat hatimu ingin mencarinya.. Ingatlah apabila engkau ingin sembuh darinya, maka berusahalah engkau untuk mengembalikan cinta pada yang semestinya, yaitu: cinta kepada Allah Ta'ala, yang dengan itu engkau akan rela untuk meninggalkan dunia dan seisinya untuk mendapatkan cinta-Nya. Sehingga dengan itu engkau akan disibukkan bersama-Nya dan sedikit demi sedikit engkau akan merasakan cinta-Nya, dan sedikit demi sedikit pula engkau akan melupakan cinta dunia yang binasa. (dbs) ”
Ustad. Samson Rahman, Lc, MA

Informasi Pemasangan Iklan
Untuk pemasangan iklan hubungi 085219602006 atau iklan[at]globaltangsel.com 


