Paramount Serpong Didemo Warga
Senin , 15 Agustus 2011 - 10:47 WIB - Dibaca 820 kali

Paramount Serpong - Foto:Isnu
GLOBALTANGSEL, PAGEDANGAN -- Proyek dari pengembang PT. Paramount Serpong di demo warga sekitarnya yaitu warga Desa Cihuni dan Desa Curug, Senin (15/8). Pasalnya mereka menggali jalan milik desa. Sejak pukul 09.00 WIB, warga mulai mendatangi lo-kasi proyek penggalian kemudian mereka menggelar demo dengan memasang spanduk ber-tuliskan penolakan aset desa dan menuntut pihak Paramount Serpong untuk kembali membuatkan jalan bagi warga.
Warga yang kecewa menghentikan secara paksa, aktivitas penggalian yang menggunakan alat berat atau beco sebagai puncak kekecewaan terhadap PT Paramount Serpong, yang bersikap arogan dan sewenang-wenang. Warga menilai seharusnya ada kesepakatan dahulu karena saat ini sedang dilakukan musyawarah antara warga dan pengembang.
Polsek Pagedangan yang sudah siap mengawal, berhasil meredam emosi warga yang sempat terjadi ketegangan antara warga dan petugas keamanan PT Paramount Serpong yang berjaga di lokasi. “Kami minta aktivitas pengerukan lahan ini dihentikan, sebelum ada kesepakatan antara warga dan PT Paramount. Akses kami terputus, bagaimana bisa melintas. Kami bukan menentang proyek itu, tapi jalan warga yang sudah ada jangan digusur,” protes Du-lloh selaku Penasihat Forum Masyarakat Cihuni-Curug Sangereng.
Akhirnya perwakilan warga dan pengembang bernegosiasi di Mapolsek Pagedangan untuk berunding. Hasil kesepakatan yang dicapai, yaitu pengembang Paramount harus membuatkan ja-lan bagi warga. “Tadinya di proyek itu ada jalan yang menghubungkan Cihuni dengan Curug Sangereng, tapi akibat ada proyek, jalan warga rusak digali. Ini kan tidak benar,” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Cihuni.
Sementara itu, Kusnadi, Komandan Keamanan PT Paramount Serpong mengatakan, jalan yang menghubungkan BSD dengan Gading Serpong sebenarnya sudah menjadi aset Paramount. “Karena tanah di daerah itu sudah dibeli, berarti jalan itu juga punya kami,” katanya. Setelah berunding, pihaknya menyanggupi membuatkan jalan untuk warga. “Nantinya kami buat menurun, sehingga ada simpang empat. Yang satu jalan Gading Serpong-BSD, dan satu lagi jalan Cihuni yang menghubungkan Curug Sangereng,” terangnya. (Isn)
Baca Juga
Komentar
Berita Terkini
“
KENALILAH CINTA YANG SEMESTINYA Boleh saja mencintai sesuatu yang menjadi bagian dari kehidupan dunia, entah itu istri, anak, teman ataupun harta benda dan perbendaharaan dunia lainnya. Tapi jangan sampai kecintaan itu membutakan hati dari mengenal Allah.. ingatlah, gejala Awal dari lalai adalah: cinta. Setelah cinta yang melalaikan itu semakin tak terkendali, dan meningkat menjadi dosa kecil, tanpa kita sadari kita beranjak ke dosa besar. Dan apabila cinta sudah berbuah dosa besar, terasa sulit untuk menghilangkannya dari dalam jiwa.. Apabila cinta sudah berbuah menjadi dosa besar, maka engkau sadar bahwa engkau sudah melakukan kesalahan besar, tapi engkau seakan tiada mampu untuk meninggalkannya.. terlebih, apabila manisnya dosa sudah menjadi kebutuhan, sehari saja kau tak bersamanya, membuat hatimu ingin mencarinya.. Ingatlah apabila engkau ingin sembuh darinya, maka berusahalah engkau untuk mengembalikan cinta pada yang semestinya, yaitu: cinta kepada Allah Ta'ala, yang dengan itu engkau akan rela untuk meninggalkan dunia dan seisinya untuk mendapatkan cinta-Nya. Sehingga dengan itu engkau akan disibukkan bersama-Nya dan sedikit demi sedikit engkau akan merasakan cinta-Nya, dan sedikit demi sedikit pula engkau akan melupakan cinta dunia yang binasa. (dbs) ”
Ustad. Samson Rahman, Lc, MA

Informasi Pemasangan Iklan
Untuk pemasangan iklan hubungi 085219602006 atau iklan[at]globaltangsel.com 


